Memimpin Rapat Evaluasi Covid-19 Di Cianjur

Memimpin Rapat Evaluasi Covid-19 Di Cianjur

0

Memimpin rapat evaluasi covid-19 di Cianjur bersama dengan Forkopimda plus MUI Cianjur, jajaran OPD, instansi terkait secara luring dan 32 Forkopimcam secara daring di ruang Bale Praja Pendopo Kabupaten Cianjur.

Sejak terjadi covid-19 di Cianjur sampai dengan saat ini ada 10.890 warga dengan KTP Cianjur yang terkena Covid, dan kita turut berduka karena ada 201 orang yang meninggal karena covid-19.

Saat ini penanganan covid-19 di Cianjur masuk level 1 dan hal ini dibuktikan dengan tidak adanya pasien covid di rumah sakit di Cianjur, baik RSUD Sayang, RSUD Cimacan, RSUD Pagelaran ataupun RSDH, dan tidak adanya warga yang isoman di tempat yang sudah di tetapkan yaitu di bumi Ciherang.

Namun untuk vaksinasi Cianjur masuk ke Level 2, Cianjur berada dalam urutan ke 19 sebagai Kabupaten yang masuk tingkat vaksinasi tertinggi di Jawa Barat dari 27 Kabupaten/Kota. Dengan jumlah 58 persen untuk vaksinasi level 1 dan 54 persen untuk vaksinasi lansia.

Rapat Covid-19 di Cianjur dipimpin oleh Bupati Cianjur Herman Suherman

Kami semua optimis Kabupaten Cianjur akan segera masuk ke level 1 dalam penilaian vaksinasi dengan stock vaksin saat ini mencapai 313.000 vaksin di Cianjur, hal ini dibuktikan dengan animo masyarakat yang semakin tinggi untuk mendapatkan vaksinasi.

Ada 4 jenis vakisnasi yang ada di Kabupaten Cianjur, yaitu sinovac, Astrazeneca, Moderna dan Pfizer, dan kami berharap masyarakat tidak pilih-pilih untuk mendapatkan jenis vaksin yang mana, karena semuanya sudah melalui uji medis yang dilakukan oleh pemerintah.

Menjelang Natal dan Tahun baru seluruh Indonesia akan di berlakukan PPKM level 3 hal ini untuk mencegah adanya arus balik para pemudik dan warga liburan pulang ke kampung halamannya masing-masing, maka Cianjur akan melaksanakan pengetatan di 5 titik masuk Kabupaten Cianjur, dan mewajibkan semua orang yang masuk Cianjur harus sudah download aplikasi pedulilindungi.id

Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Forkopimcam terutama pihak kecamatan dan juga LO dari OPD untuk kecamatan tersebut, karena beberapa desa yang sudah mencapai vaksinasi 70 persen. Saya yakin hal tersebut dapat terjadi karena peran serta bersama, baik Forkopimcam, LO OPD, tenaga Kesehatan dari Puskesmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Alim Ulama dan ujung tombak yaitu para RT dan RW yang mengajak serta warganya untuk melaksanakan vaksinasi.

Insyaallah dengan peran serta bersama dalam memutus mata rantai covid-19 di Cianjur kita bisa segera mencapai level 1, agar perekonomian bisa segera pulih, pendidikan kembali semarak, dan kegiatan agama dan sosial budaya bisa segera digelar kembali, dengan tentunya tetap menerapkan prokes 5 M.

Leave A Reply

Your email address will not be published.